https://journals.stie-yai.ac.id/index.php/JRAA/issue/feed Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing 2026-01-22T11:16:46+07:00 Jurnal STIE Y.A.I journal-jraa@stie-yai.ac.id Open Journal Systems <table style="border-collapse: collapse; width: 100%;" border="0"> <tbody> <tr> <td style="width: 25%;" valign="top"><img src="/public/site/images/stie-yai/jraa21.jpg"></td> <td style="width: 5%;" valign="top">&nbsp;</td> <td style="width: 70%; text-align: justify;" valign="top"><strong><strong>Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing adalah jurnal&nbsp; bidang Akuntansi&nbsp; dan Auditing yang diterbitkan&nbsp; oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi&nbsp; Y.A.I secara berkala.</strong></strong> <p><strong><em>Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing is a journal in Accounting and Auditing published by STIE Y.A.I Jakarta, Indonesia periodically.</em></strong></p> <br><br>P-ISSN :&nbsp;&nbsp;<a title="2356-2870" href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1405571965&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2356-2870</a> <br><br>E-ISSN : &nbsp;<a title="2746-9956" href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1549447978&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2746-9956</a> <br><br>DOI &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;: &nbsp;<a href="https://doi.org/10.55963/jraa.v9i2">10.55963/jraa.v9i2</a></td> </tr> </tbody> </table> https://journals.stie-yai.ac.id/index.php/JRAA/article/view/843 Implications and Challenges of Implementing PSAK 22 Convergence with IFRS 3 on Goodwill Accounting in Indonesia 2025-12-02T10:53:08+07:00 Dian Widiyati dosen02421@unpam.ac.id Annisa Syarifah Ramadhani 4132240043_annisa@pknstan.ac.id <p>This study aims to identify the implication and challenge of implementing PSAK 22 Convergence of IFRS 3 on goodwill accounting in Indonesia. PSAK 22 which is converged with IFRS 3 regulates business combinations, including the recognition and measurement of goodwill, with a focus on the exception of amortization and the application of impairment tests (impairment tests). The research method used is the Systematic Literature Review (SLR) with an analysis of 11 related articles to elaborate on the main issues in the implementation of PSAK 22. The results of the study indicate that the implementation of PSAK 22 increases the transparency of financial statements and the relevance of information for stakeholders. On the other hand, there are challenges in implementing PSAK 22 such as the complexity of fair value measurement, high implementation costs, and managerial discretion that can affect reporting reporting. This study contributes to the literature on the implementation of PSAK 22 in Indonesia by offering insights into the benefits and challenges faced by entities in implementing this standard. The novelty lies in reviewing PSAK 22 implementation in Indonesia, highlighting implications and challenges in goodwill accounting, and providing insights on IFRS 3 convergence benefits and difficulties within Indonesia’s accounting environment.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Abstrak</em></strong><em> - Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implikasi dan tantangan penerapan PSAK 22 yang terkonvergensi dengan IFRS 3, khususnya terkait pengakuan dan pengukuran </em>goodwill<em> di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah </em>systematic literature review<em> (SLR) dengan analisis terhadap 11 artikel terkait untuk mengelaborasi isu-isu utama dalam penerapan PSAK 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PSAK 22 meningkatkan transparansi laporan keuangan dan relevansi informasi bagi pemangku kepentingan. Di sisi lain, terdapat tantangan dalam implementasi PSAK 22 seperti kompleksitas pengukuran nilai wajar, biaya implementasi yang tinggi, dan diskresi manajerial yang dapat memengaruhi keandalan pelaporan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur tentang implementasi PSAK 22 di Indonesia dengan menawarkan wawasan mengenai manfaat dan hambatan yang dihadapi oleh entitas dalam melaksanakan standar ini. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian implementasi PSAK 22 di Indonesia, yang menyoroti implikasi dan tantangan dalam akuntansi </em>goodwill<em> serta memberikan wawasan tentang manfaat dan kesulitan konvergensi IFRS 3 dalam lingkungan akuntansi Indonesia.</em></p> 2025-11-10T13:26:52+07:00 Copyright (c) 2025 Annisa Syarifah Ramadhani, Dian Widiyati https://journals.stie-yai.ac.id/index.php/JRAA/article/view/864 Kolaborasi Auditor dan Artificial Intelligence dalam Pencegahan Fraud : Kajian Literatur 2025-12-19T13:46:33+07:00 Laoren Valerina Sinaga Laoren Valerina Sinaga laorenvalerinasinaga@gmail.com <p>Meningkatnya kompleksitas bisnis global membuat risiko fraud dalam laporan keuangan semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran auditor dan kontribusi Artificial Intelligence (AI) serta kolaborasinya dalam pencegahan fraud. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel ilmiah periode 2019–2024 yang relevan dengan topik audit, fraud prevention, dan AI. Hasil kajian menunjukkan bahwa auditor berperan penting melalui integritas, independensi, skeptisisme profesional, dan kemampuan analisis, sementara AI berkontribusi melalui pemrosesan big data, deteksi anomali, dan peringatan dini. Kolaborasi auditor dan AI terbukti saling melengkapi dengan menghasilkan audit yang lebih efisien, akurat, dan transparan. Kesimpulannya, sinergi auditor dan AI merupakan strategi inovatif yang efektif dalam meningkatkan pencegahan fraud sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan di era digital.</p> <p>Kata kunci : Auditor, Artificial Intelligence (AI), Kolaborasi, Pencegahan Fraud, Laporan Keuangan</p> 2025-12-17T12:45:32+07:00 Copyright (c) 2025 Laoren Valerina Sinaga, Martha Rotua Purba, Hot Nelly Rodearni Br Sipayung, Jufri Darma https://journals.stie-yai.ac.id/index.php/JRAA/article/view/875 S MSME Sustainability Through the Implementation of Management Accounting with Knowledge as a Moderation Variable 2026-01-09T15:00:41+07:00 Dwi Puryati dwi.puryati@ekuitas.ac.id Thalita Zherlyn dwi.puryati@ekuitas.ac.id Ariya Nur Alief dwi.puryati@ekuitas.ac.id <p>This study examines the influence of the implementation of management accounting practices on the performance of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in the City of Bandung as well as the role of management accounting knowledge as a moderation variable. This research has a novelty of the approach used, which combines the indicators of the four stages of management accounting according to the International Federation of Accountants (IFAC). The method used was a quantitative survey with data obtained through questionnaires from 176 MSME actors. Data analysis used multiple linear regression to examine the relationship between management accounting practices and MSME performance, with knowledge as a moderation variable. The results of the analysis showed that decision-making and quality management practices had a positive and significant effect on the performance of MSMEs, while costing, budgeting, controlling, and capital budgeting practices did not have a significant influence. Knowledge of management accounting strengthens the relationship between management accounting practices and MSME performance. This study has limitations only in the Bandung City area with an unbalanced number of respondents in proportion between micro, small, and medium companies. The implications of this study highlight the importance of increasing management accounting literacy and mentoring for MSMEs to increase business competitiveness and sustainability.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Abstrak </em></strong><em>- Penelitian ini mengkaji pengaruh implementasi praktik akuntansi manajemen terhadap kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bandung serta peran pengetahuan akuntansi manajemen sebagai variabel moderasi. Penelitian ini mempunyai kebaruan dari pendekatan yang digunakan yaitu menggabungkan indikator empat tahapan akuntansi manajemen menurut </em>International Federation of Accountants (IFAC)<em>. </em><em>Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan data yang diperoleh melalui kueseioner dari 176 pelaku UMKM. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hubungan anatara praktik akuntansi manajemen dan kinerja UMKM dengan pengetahuan sebagai variabel moderasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik pengambilan keputusan dan manajemen kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM, sementara praktik costing, budgeting, controlling, dan capital budgeting tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Pengetahuan akuntansi manajemen memperkuat hubungan praktik akuntansi manajemen terhadap kinerja UMKM. Penelitian ini mempunyai keterbatasan hanya dilakukan pada wilayah Kota Bandung dengan jumlah responden yang tidak seimbang proporsinya antara perusahaan mikro, kecil, dan menengah. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya peningkatan literasi akuntansi manajemen serta pendampingan bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.</em></p> 2026-01-09T14:48:23+07:00 Copyright (c) 2025 Dwi Puryati, Thalita Zherlyn, Ariya Nur Alief https://journals.stie-yai.ac.id/index.php/JRAA/article/view/883 Opsen Tax Fairness and Its Influence on Motor Vehicle Tax Compliance in Bekasi 2026-01-22T11:16:46+07:00 Novira Dian novira.antasari@gmail.com Daffa Sidiq Ibnu Barkah daffasidiq22@gmail.com Muhammad Ibnu Yustian ibnuyustian30@gmail.com <p>This study examines the effect of perceived fairness of the motor vehicle opsen tax on taxpayer compliance in Bekasi, while also considering the roles of fear of sanctions, tax burden, and transparency. The opsen tax is a newly implemented additional levy aimed at strengthening regional fiscal capacity. Using a quantitative approach, data were collected through a survey of 100 registered vehicle taxpayers in Bekasi and analyzed using multiple linear regression with SPSS. The novelty of this study lies in its empirical focus on the motor vehicle opsen tax, a policy implemented in Indonesia starting in 2025, which has received limited scholarly attention. The findings reveal that perceived tax fairness has a positive but statistically insignificant effect on compliance. In contrast, fear of sanctions, perceived tax burden, and transparency significantly influence taxpayer compliance. Simultaneously, all independent variables contribute significantly to compliance behavior. These results suggest that taxpayer compliance in the early implementation stage of the opsen tax is driven more by enforcement mechanisms and transparency than by perceived fairness alone. The study provides practical implications for local governments to enhance transparency, strengthen tax communication, and balance enforcement with trust-building strategies to improve regional tax compliance.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak</strong> - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi keadilan pajak opsen kendaraan bermotor terhadap kepatuhan wajib pajak di Bekasi, serta menguji peran ketakutan terhadap sanksi, persepsi beban pajak, dan transparansi dalam memengaruhi perilaku kepatuhan. Pajak opsen merupakan pungutan tambahan yang mulai diterapkan sebagai bagian dari kebijakan penguatan kapasitas fiskal daerah dan optimalisasi pendapatan asli daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 wajib pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di wilayah Bekasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian empiris pajak opsen kendaraan bermotor sebagai kebijakan perpajakan daerah yang mulai diberlakukan di Indonesia sejak tahun 2025 dan masih terbatas dikaji dalam literatur akuntansi dan perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi keadilan pajak opsen berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Sebaliknya, ketakutan terhadap sanksi, persepsi beban pajak, dan transparansi terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Temuan ini mengindikasikan bahwa pada tahap awal implementasi pajak opsen, kepatuhan wajib pajak lebih dipengaruhi oleh mekanisme penegakan dan tingkat transparansi pemerintah dibandingkan oleh persepsi keadilan semata, sehingga penguatan komunikasi kebijakan dan akuntabilitas publik menjadi aspek yang krusial.</p> 2026-01-22T11:11:08+07:00 Copyright (c) 2025 Novira Dian Antasari, Daffa Sidiq Ibnu Barkah, Muhammad Ibnu Yustian