Financial Determinants of Tax Avoidance: Evidence from Consumer Goods Companies

  • Marini Anggie Putri Siregar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I, Jakarta, Indonesia
  • Monika Budiman Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I, Jakarta, Indonesia
  • Amrizal Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I, Jakarta, Indonesia
  • Yopie Yulius Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I, Jakarta, Indonesia
  • Fadia Syaibunnisyah Muchtar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I, Jakarta, Indonesia
Keywords: Profitability, Sales Growth, Solvency, Tax Avoidance.

Abstract

This study aims to analyze tax avoidance based on financial factors, proxied by profitability, sales growth, and solvency, in manufacturing companies within the consumer goods sector listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019-2023 period. This study employs a quantitative approach using secondary data in the form of annual financial statements. The research sample was determined using purposive sampling from a population of 95 companies, resulting in 19 companies that met the selection criteria. Panel data regression analysis was conducted using the fixed effect model (FEM) with eviews 12. The results indicate that profitability and sales growth have a positive effect on tax avoidance, while solvency has no effect on tax avoidance. Simultaneously, all independent variables significantly affect tax avoidance. These findings suggest that companies with higher profitability and sales growth tend to engage in tax avoidance practices, highlighting the need for increased financial oversight and transparency. The novelty of this study lies in providing empirical evidence on tax avoidance behavior among consumer goods companies during the post-COVID-19 economic recovery period.

 

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tax avoidance berdasarkan faktor keuangan yang diproksikan oleh profitabilitas, sales growth, dan solvabilitas pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dari 95 perusahaan, sehingga diperoleh 19 perusahaan yang memenuhi kriteria. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan fixed effect model (FEM) menggunakan eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan sales growth berpengaruh positif terhadap tax avoidance, sedangkan solvabilitas tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan tingkat profitabilitas dan pertumbuhan penjualan yang tinggi cenderung melakukan praktik tax avoidance, sehingga diperlukan peningkatan pengawasan dan transparansi keuangan. Kebaruan penelitian ini terletak pada memberikan bukti empiris mengenai perilaku tax avoidance perusahaan barang konsumsi dalam kondisi pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19.

Published
2025-11-30